Kemenangan yang Sebenarnya adalah Berhenti

Iklan 728x90

Kemenangan yang Sebenarnya adalah Berhenti

Yang namanya manusia, entah sengaja ataupun tidak pasti pernah melakukan kesalahan. Entah kesalahan yang diketahui oleh keluarga, teman ataupun hanya dia sendiri yang tahu. Namun 1 hal yang pasti, Tuhan pasti tahu karena Dia Maha Mengetahui.

Jika ada masalah kemudian dipendam sendiri rasanya seperti ingin meledak, hingga akhirnya mau gak mau bercerita kepada orang lain agar lebih lega. Alangkah baiknya bercerita kepada keluarga atau teman dekat yang sudah sangat dipercaya dalam menyimpan sebuah rahasia. Jangan sampai ke orang yang salah hingga akhirnya menimbulkan gossip dan berujung fitnah sana sini yang membuat masalah semakin rumit.

Ada seorang teman yang terlihat tenang biasa saja yang ternyata dibalik itu semua tersimpan masalah cukup serius. Hingga akhirnya dia pun memberanikan diri bercerita padaku.

Pada awalnya masalah ingin membeli suatu barang yang diinginkan namun dana yang dimiliki kurang, hingga akhirnya mengajukan pembelian secara kredit 2 tahun. Beberapa bulan awalnya biasa saja, angsuran pun juga lancar tanpa kendala.

Lambat laun kebutuhannya meningkat namun pemasukannya masih gitu-gitu saja bahkan sering cuma mengandalkan jatah dari orang tua. Hingga akhirnya suatu hari ketika dia memegang sejumlah uang lebih, pikiran sesat mengobrak-abrik pikirannya yang jernih.
Kartu As
Entah dapat bisikan dari mana, katanya dia ingin menggandakan uangnya secara cepat yaitu dengan BERJUDI. Hah! Dari sinilah awal dari penderitaannya dimulai.

Diawal permainan katanya dia memenangkan sejumlah uang dan berhasil mengangsur cicilan untuk bulan berikutnya. Betapa gembiranya dia dan uang pokok yang dimilikinya digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Beberapa hari kemudian, dia ulangi bermain lagi dan menang lagi. Namun katanya hasil yang didapat kan tidak digunakan untuk apa-apa. Esoknya, tergugah jiwanya untuk bermain lagi dan hasil menang sebelumnya ludes karena kalah termasuk uang modal awal untuk berjudi. Anehnya, dia merasa tetap menang walaupun uangnya telah ludes. Katanya yang ludes terpakai adalah uang kemenangan bermain sebelumnya jadi tidak rugi. Hingga akhirnya KECANDUAN pun telah melekat pada dirinya.

Setiap memegang uang, bukannya untuk membayar tanggungan cicilan malah berharap bisa digandakan dengan bermain di meja judi. Alhasil, kekalahan terulang kembali seperti yang sudah-sudah. Hal ini terjadi berulang kali hingga suatu saat dia kebingungan untuk membayar cicilannya. Akhirnya dia menjual beberapa asset yang dimiliki yang katanya dia masih membutuhkan barang tersebut untuk menutupi cicilan yang ditanggung.

Kekalahan bertubi-tubi yang menimpanya tidak membuatnya segera sadar, hingga akhirnya dia akhirnya sadar juga ketika melihat sebuah postingan di sosial media tentang bahaya kecanduan berjudi. Namun masih sulit untuk menghilangkan rasa candu yang terlanjur melekat padanya. Dan beberapa hari kemudian, dia menceritakan yang dialaminya kepadaku berharap mendapatkan pencerahan.

Setelah mendengar ceritanya, aku pun juga menceritakan pengalaman buruk yang sama yaitu tentang kecanduan berjudi hingga akhirnya bisa berhenti bermain judi.

Dulu awalnya iseng ikut-ikut teman lain main dan akhirnya menang. Namun, tanpa disadarai awal kemenangan inilah yang sebenarnya merupakan pembuka jalan ke hidup yang berantakan. Aku juga mengalami kecanduan yang luar biasa saat itu dan sulit dikendalikan setiap memegang sejumlah uang. Dan efek kecanduan telah merusak pikiran jernih yang akhirnya menjerumuskan kedalam masalah ini. Beberapa daftar barang yang kubeli dengan uang hasil keringatku sendiri secara kredit pun sering menemui masalah ketika tiba waktunya jatuh tempo.

Hingga akhirnya aku tersadar ketika melihat postingan di instagram dan tidak sengaja membaca sebuah komentar dari netizen begini "RIBA tidak akan pernah selesai jika dibayar dengan cara yang RIBA pula". Awalnya sedikit bingung dengan kalimat ini. Namun setelah membacanya berulang kali aku pun mengerti maksud dari kalimat tersebut dan akhirnya membuatku sadar kalau yang aku lakukan itu salah.

Akhirnya aku mencari cara untuk menghentikan kecanduan ini dan aku masih ingat beberapa hal yang aku lakukan untuk mengakhirinya. Yang kulakukan waktu itu:
  1. Blokir atau tutup rekening bank yang terkait dengan situs judi
  2. Mencari konten di sosial media sebagai pencerahan
  3. Olahraga teratur agar pikiran jernih, setidaknya luangkan 1-2 jam tiap hari
  4. Bertemu dengan banyak orang untuk bersosialisasi dan silaturahmi
  5. Belajar ikhlas, selalu bersyukur dan bertanggung jawab

Beberapa hal diatas tidak semuanya langsung kulakukan. Poin-poin tersebut aku temukan dan lakukan secara bertahap. Namun, yang terpenting segera putuskan akses yang menghubungkan dengan situs judi online yaitu dengan memblokir atau menutup rekening bank yang terkait.

Lalu bagaimana jika judinya offline? Cara terbaik hindarilah lingkungan dan orang-orang yang terlibat, karena jika semakin sering dan sudah terbiasa pada akhirnya kecanduan bermain judi tidak akan pernah sembuh. Jadi, menghindari adalah langkah yang paling tepat. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas lain yang lebih produktif dan bermanfaat bagi diri sendiri ataupun orang lain walaupun diawal rasanya seperti sangat dipaksakan.

Setelah banyak hal yang kualami gara-gara kecanduan judi, aku pun menyimpulkan bahwa KEMENANGAN YANG SEBENARNYA ADALAH BERHENTI.

Apa yang ada dipikiranku setelah mengambil kesimpulan? Sangat tidak bisa IKHLAS.
Namun harus dipaksakan untuk belajar ikhlas dan juga bersyukur telah disadarkan dari hal ini. Diawal memang terasa aneh dan berat melepaskan kecanduan, namun lambat laun hati dan pikiran menjadi lebih tenang dan damai. Dan cerita kehidupan kembali normal seperti sebelumnya seperti saat sebelum terjun ke dunia perjudian.

Aku pun ditanya, apakah menyesal?
Tentu! Aku sangat menyesal melakukan hal unberfaedah alias tidak berguna ini.
Harapannya dengan aku bercerita tentang pengalaman pahit ini, orang lain yang sedang mengalami hal serupa bisa cepat tersadar bahwa yang dilakukan merupakan kesalahan besar dalam hidup.

Temanku pun perlahan mengerti yang aku bicarakan dan perlahan melakukan apa yang dulu pernah aku lakukan untuk menghentikan kecanduannya. Aku pun merasa lega dengan langkah yang kuambil dan kini juga bisa menyadarkan orang lain bahwa berjudi itu adalah kegiatan sia-sia yang membawa penderitaan tiada ujungnya.

Hasil yang didapatkan dari berkerja keras walaupun sedikit, itu lebih baik dan berkah. Jadi bersyukurlah agar hati dan pikiran menjadi lebih tenang dan damai.

Dan jika sedang memiliki uang lebih, gunakan langsung untuk membayar tanggungan dan kebutuhan dan sisakan sedikit untuk beramal, agar harta yang dimiliki terasa lebih berkah. Jangan lupa juga untuk salalu bersyukur, karena dengan bersyukur Dia (Allah) akan memberikan lebih kepada kita.

Sekali lagi, jika teman-teman ada yang mengalami kecanduan bermain judi online ataupun offline, ingatlah bahwa KEMENANGAN YANG SEBENARNYA ADALAH BERHENTI.
SHARE
feryefend
Tampan dan Sederhana

Postingan gak penting lainnya...

2 komentar

  1. Pertama-tama saya ucapkan selamat karena sudah berhasil berhenti dari kebiasaan berjudi.

    Memang saat menang judi itu kita mudah lengah dan merasa akan menang terus.

    Sialnya saya (atau bisa jadi untung) adalah ketika pertama kali coba-coba judi dulu, langsung kalah. Alhasil langsung kapok.

    Saya paham menghentikan sebuah kebiasaan itu nggak mudah. Perlu komitmen dan kerja keras luar biasa.

    Glad you made it.

    BalasHapus
  2. menyimak dan mengambi banyak pelajaran

    BalasHapus

Posting Komentar