DurfMSu0Qxmk2O77Srei8VZ6q4jtkNf1l2GZimEB
Ketika SPBU Menjadi Penyelamatku

Iklan Billboard 970x250

Ketika SPBU Menjadi Penyelamatku


Kalian tau gak apa itu SPBU? Wah parah masa' sih SPBU aja gak tau? SPBU itu adalah singkatan dari "Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum" dimana SPBU menyediakan berbagai jenis bahan bakar kendaraan bermotor seperti Premium, Pertalite, Pertamax, Solar dan sebagainya termasuk nasi pecel yang lokasinya ada disebelahnya. Jadi jangan minta bungkusin sama petugas SPBUnya, cek warung sebelahnya. Kalau gak ada cek sebelahnya lagi sampai terusss... ketemu dengan sendirinya hiyaa...

Saat ini, aku masih menunggangi kendaraan bermotor roda 2 nih alias sepeda motor yang pada umumnya bahan bakar yang dipakai adalah premium, pertalite ataupun pertamax. Tapi karena pembelinya adalah seorang emak-emak, dimana emak-emak dijaman sekarang ini memiliki fitur unggulan yang disebut dengan "The Power of Emak-Emak", sepeda motornya pun diisi bahan bahan bakar ... cek aja gambar berikut... hmm...

Ketika SPBU Menjadi Penyelamatku

Waterpark!!! Iwak teri iwak lele, ra tekti le. Mungkin karena fitur unggulan yang dimiliki emak-emak tersebut dan belum begitu mahir menggunakannya serta slogan "Sing Penting Yakin" telah melekat didasar jiwanya.

Seringkali SPBU menjadi penyelamat orang-orang yang kendaarannya kehabisan bahan bakar. Akan tetapi berbeda dengan yang aku alami. SPBU ini menjadi penyelamat yang sangat amat hebat dalam sejarah kehidupanku.

Suatu hari ketika sedang berpergian ke Kota Malang dengan menggunakan sepeda motor disiang bolong dan diterpa oleh panas, macet beserta keindahan lainnya, tiba-tiba terdengar alunan musik khas Indonesia yaitu "Dangdut" yang telah dibuatkan lagunya juga oleh Bondan & Fade 2 Black yang berjudul "Dangdut Protol" (Keroncong Protol woei!!!) Oh kapan ganti judul ? (Ganti ndasmu gedi! -_- Udah dari awal gitu) Hah! Oke dah mungkin karena efek efek hokya hokya yang sedang melandaku jadi salah aliran musiknya. Yang bener aliran musik Keroncong.

Jadi gini, ketika ditengah perjalanan tiba-tiba saja terdengar alunan musik keroncong yang semakin lama semakin jelas bunyinya. Setelah aku telusuri, pahami dan resapi ternyata alunan tersebut bukanlah suara dari alunan musik, tetapi suara dari perutku yang keroncongan karena sejak pagi belum terisi. Akhirnya, mampir dulu ke warung buat ngepause alunan musik keroncong perutku.

Setelah mengisi perut ini, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya ada tekanan yang mendorong begitu kuat ingin keluar. Setelah diam beberapa detik ternyata... oh no... tidak! Ternyata isi didalamnya mengamuk dan ingin keluar. Bergegas aku tanya kepemilik warung "WCnya sebelah mana?" jawabnya "Disini gak ada WC dik" Waterpark!!! Sungguh warung yang mengesankan. Akhirnya munculah dalam benakku mencari SPBU. Kalian pasti tau lah apa tujuannya. 

Setelah sekitar 15 menit menyusuri jalan raya sekaligus meneruskan perjalanan, akhirnya ketemu juga sama SPBU. Segera aku meluncur kebagian gawat darurat alias kamar kecil yang terkenal dengan sebutan WC umum. Setelah tiba dilokasi, kamar kecilnya cuma ada 2, 1 buat laki-laki dan 1 lagi buat perempuan dan semuanya masih dipakai. Akhirnya aku harus nungguin seseorang tak dikenal keluar dari singgasananya di dalam sana. 

Dibagian WC perempuan sudah keluar penghuninya, tapi masak harus kesitu. soalnya dulu pengalaman di marahi sama petugas SPBU dikira gak bisa baca papan. Setelah 8 menit bosan dan panik karena menunggu, sisa-sisa makanan ini tetap gak mau tau dengan apa yang sedang terjadi. Mereka tetap keras kepala untuk bisa keluar secepatnya, akhirnya aku gedorin aja tuh pintunya yang bagian cowok. "Doorrr! Doorrr! Doorrr! Gantian mas" Tidak ada jawaban dari dalam, setelah beberapa detik terbukalah pintunya dan siapa didalamnya? Watepark again!!! Emak-emak men! Emak-emak! Aku hanya bisa berdiri tegap dan menelan ludah dan teriak dengan keras "Waterpark! Emak oh emak! Mak!" tapi cuma di dalam hati, kalau teriak langsung pasti auto kegampar dah.

Akhirnya sampai juga aku duduk dibangku darurat yang telah membuatku rela menunggu begitu lama. Serasa tenang dan damai didalam sana. Daripada boring cuma merhatiin benda abstrak yang sedang asik bergelantungan, aku main PUBG aja sambil bersandar di dinding bangku darurat. Tanpa sadar udah 15 menitan aku didalam sana. Bergegas aku sudahi acara ini dan beranjak dari bangku darurat.

Hiyaa!!! Dengan ekspresi lugu, ku pakai sepatu pelan-pelan dan meninggalkan lokasi dengan perlahan. Kalian tau kenapa ? Di luar kamar mandi ada 3 Bapak-bapak, 2 Mas-mas, dan 1 Mbah-mbah yang sedang ngantri masuk ke bangku darurat. Wkwkwk... maafkan daku para pengantri sejati.

Jadi, jika kalian merasa ada sesuatu yang mendesak dan memaksa ingin keluar ketika kalian sedang dalam perjalanan ke suatu tempat. Gak usah bingung, cari aja SPBU terdekat yang bisa menjadi pilihan tepat dan akurat dalam hal pencarian bangku dadurat.
INGAT!
Agar bisa menempuh jarak jauh untuk menemukan SPBU, kalian harus bisa MENGEMPET apa yang harus DIEMPET.
Note :
Mengempet : Menahan
Sing Penting Yakin: Yang penting yakin
Iwak teri iwak lele, ra tekti le  Pantun Jawa yang artinya gak mau tau.
efek efek hokya hokya: Kalimat yang sering diucapkan ketika ada kesenian jaranan atau kuda lumping (Esek-esek hokya hokya ndeng! -_-) OK lah, itu pokoknya!
Baca Juga
SHARE
feryefend
Tampan dan Sederhana

Postingan Gak Penting Lainnya...

Subscribe to get free updates

Posting Komentar